Bos MotoGP Tak Masalahkan Dominasi Gelar Juara Dunia Di Raih Rider Italia Dan Spanyol ~ INDOBERITA.com

Bos MotoGP Tak Masalahkan Dominasi Gelar Juara Dunia Di Raih Rider Italia Dan Spanyol

Indoberita.com – Bos MotoGP Permasalahkan Dominasi Gelar Juara Dunia Di Raih Rider Italia Dan Spanyol. Pertandingan balap MotoGP 2018 seri perdana bakal di gelar akhir pekan ini di sirkuit Losail, Qatar. Para pembalap MotoGP tengah di sibukan dengan persiapan jelang di mulainya race perdana. Namun sebelum masuk race pertama para pembalap di wajibkan mengikuti sesi latihan bebas meliputi fp1, fp2, fp3, fp4 dan kualifikasi.

 

Musim lalu, pembalap asal Spanyol, Maverick Vinales sukses menjadi pembalap tercepat pertama di GP Qatar. Perebutan gelar juara di Race MotoGP Qatar 2018 bisa di prediksikan akan berjalan sangat seru, mengingat saat ini semua motor pabrikan mempunyai kemampuan yang hampir sama.


 

Terlepas dari kompetisi awal musim, beberapa musim belakangan gelar juara dunia balap MotoGP selalu di dominasi pembalap Spanyol sebelumnya pembalap Italia Valentino Rossi juga masuk dalam daftar pemain yang mendominasi gelar juara dunia.

 

Menyikapi akan fenomena tersebut, bos MotoGP, Carmelo Ezpeleta mengaku jika olahraga balap MotoGP merupakan olahraga yang hasil pertandingannya real tidak di setting, maka dari itu siapa yang hebat itu bakal menjadi juara dunia. Terkait dominasi juara dunia yang sampai saat ini di pegang Spanyol dan Italia, Carmelo Ezpeleta mengatakan bahwa itu tergantung para ridernya dan tim.

 

Seperti Marc Marquez yang sukses mendominasi balap MotoGP dejak ia bergabung dengan Repsol Honda, itu bisa terjadi lantaran Marc Marquez sendiri merupakan pembalap hebat dan ia bergabung di tim yang tepat yakni Repsol Honda.

 

“Saya katakan sekali lagi saya mengacu pada contoh sepakbola. Apakah ada yang melihat masalah di mana kebanyakan pemain adalah orang Argentina atau Brasil? Saya belum pernah mendengarnya dari Brasil atau Argentina yang mengeluhkannya,” ujar Ezpeleta, seperti dilansir Motofan.
Ezpeleta berharap ada banyak pembalap luar Spanyol dan Italia bisa merebut tahta juara dunia MotoGP. Ezpeleta juga membuka buat siapa saja yang mampu menjadi juara dunia untuk bergabung di MotoGP tak terkecuali orang Inggris dan Asia.

 

“Pokoknya kami banyak berinvestasi dalam mempromosikan balapan dengan tujuan untuk menampilkan pembalap Inggris atau Asia. Kami mencoba untuk mentransfer pengalaman itu ke negara lain,” pungkasnya.