Sejarah KAA (Konferensi Asia-Afrika) Tak Lepas dari Seorang Soekarno

0

Indoberita.com – KAA atau yang disebut Konferensi Asia-Afrika memiliki sejarah panjang. Sejarah berdirinya perkumpulan negara-negara di Asia dan Afrika ini, tidak terlepas dari peran seorang proklamator Indonesia yaitu Soekarno. Pendiri negara Indonesia tersebut sangat membenci segala bentuk penjajahan, perlakuan tidak adil, dan seluruh sikap penindasan manusia atas manusia. oleh karena kegelisahan itu, maka terwujudlah KAA.

Untuk pertama kalinya, gagasan untuk mempersatukan negara-negara Asia- Afrika dibicarakan dalam konferensi Kolombo, 1954. Para pemimpin empat negara yaitu dari Indonesia, India, Pakistan, Burma, dan Srilanka sepakat untuk mendirikan perkumpulan negara-negara di Asia- Afrika. Pada awalnya, negara-negara barat mencibir adanya gagas ini. Bahkan dianggap tak akan terwujud. Tapi dugaan itu salah. Karena KAA benar terwujud pada tahun 1955.

Pelaksanaan KAA pertama kali dilaksanakan pada  18 April tahun 1955 di Bandung. Delegasi dari 29 negara datang untuk mengikuti konferensi Asia- Afrika perdana. Konferensi ini kemudian menjadi tonggak kekuatan baru dalam pergerakan politik dunia; menjadi penyeimbang konstelasi politik dunia gerakan blok barat dan blok timur.

Presiden Soekarno yang sangat berperan dalam berdirinya KAA menyampaikan pidato dalam konferensi Asia – Afrika di Bandung. Dalam pidatonya yang berjudul ‘Let a new asia a new afrika be born, Bung Karno memukau seluruh peserta yang hadir. Itulah awal mula berdirinya KAA yang hingga saat ini masih digelar setiap bulan April, seperti yang dilaksanakan sekarang di Bandung.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.