Update Terbaru Perkembangan Gunung Sinabung, BPBD Karo Mulai Bersihkan Abu Vulkanik ~ INDOBERITA.com
BPBD Karo Bersihkan Abu Vulkanik Letusan Gunung Sinabung

Update Terbaru Perkembangan Gunung Sinabung, BPBD Karo Mulai Bersihkan Abu Vulkanik

Indoberita.com – Update Terbaru Perkembangan Gunung Sinabung, BPBD Karo Mulai Bersihkan Abu Vulkanik. Badan Penganggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo tadi pagi sudah terlihat tengah sibuk membersihkan ruas jalan – jalan kota dan Provinsi. Semua mobil pemadam kebakaran di kerahkan guna membersihkan debu vulkanik sisa letusan gunung Sinabung.

BPDB Kabupaten Karo tidsak hanya membersihkan ruas jalan utama saja, beberapa fasilitas umum seperti taman, alun – alun, dan tempat umum lainnya juga tak luput dari semprotan air mobil damkar Kabupaten Karo. Hal ini di lakukan guna mengantisipasi efek dari debu vulkanik gunung Sinabung.

Gunung Sinabung meletus sekira pukul 08.54 WIB, Senin (19/2/2018) pagi. Semua aktifitas sosial baik belajar mengajar langsung di hentikan dan langsung mengamankan semua murid yang belajar di wilayah yang benar – benar terkena letusan gunung  Sinabung.


“Ini kita sedang melakukan pembersihan. Beberapa armada mobil pemadam kebakaran sudah diturunkan untuk membantu melakukan pembersihan,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Karo, Natanail Peranginangin.

Untuk korban jiwa akibat letusan gunung berapi Sinabung sendiri samapi saat ini belum ada korban jiwa yang meninggal. Meski demikian pihak BPBD Kabupaten Karo akan terus melakukan pendataan terhadap warganya.

“Sejauh ini belum ada laporan korban jiwa. Meski begitu kita tetap terus melakukan pendataan,” katanya.

BPBD, lanjut Natanail, juga sudah berkoordinasi dengan personel TNI dan Polri untuk bersiaga di akses-akses masuk menuju kelima kecamatan tersebut.

“Kita juga terus mengurangi dampak buruk erupsi, dengan membagikan masker kepada warga. Sudah puluhan ribu yang kita salurkan sejak pagi tadi. Untuk selanjutnya, kita minta masyarakat untuk tidak menerobos zona merah yang sudah ditetapkan, yakni di areal 7 km puncak Sinabung. Kita juga meminta warga memeriksa setiap informasi yang mereka dapatkan. Jangan terpancing berita palsu,” tandasnya.