Dovizioso Merasa Jika Persaingan MotoGP 2017 Menguras Emosi ~ INDOBERITA.com

Dovizioso Merasa Jika Persaingan MotoGP 2017 Menguras Emosi

Indoberita.com – Dovizioso Merasa Jika Persaingan MotoGP 2017 Menguras Emosi. Persaingan untuk menjadi juara dunia di musim 2017 namapknya menjadi persaingan yang tidak mudah di lupakan oleh pembalap andalan Ducati Andrea Dovizioso.

Pasalnya dalam pertandingan musim ini untuk pertama kalinya Andrea Dovizioso merasakan sengitnya meraih gelar juara dunia MotoGP, setelah tiga musim bersama Ducati. Bisa di katakan Ducati sudah terbangun dari tidur panjangnya setelah di tahun 2007 sukses menjadi juara dunia.

Meski pada akhirnya pembalap andalan pertama Ducati itu harus mengakhiri musim balap MotoGP 2018 dengan berada di urutan ke dua stelah kalah dari pembalap Repsol Honda Marc Marquez.


Melihat persaingan yang memang tidak mudah di tahun 2017 ini membuat Andrea Dovizioso benar – benar mengakui jika balap MotoGP 2018 menjadi pertandingan yang menguras emosi.

“Terlalu banyak untuk mendefinisikan tahun ini sebagai giliran saya. Tapi itu adalah pekerjaan biasa untuk memperbaiki diri. Bila Anda berada di level ini, perbedaan kecil bisa menciptakan hasil yang bagus di akhir tahun. Inilah yang terjadi,” tutur Dovizioso.

“Masing-masing pembalap memiliki batasan sendiri yang dibuat dengan caranya. Mereka memiliki karakteristik tersendiri dengan kekuatan dan kelemahannya masing-masing. Kita perlu saling mengenal sebanyak mungkin agar dapat bekerja dengan baik. Saya baru bisa mendapatkannya saat usia 31 tahun, sehingga hal ini terasa lebih spesial,” tukasnya.

Tak mau kembali menjadi runner up MotoGP, Andrea Dovizioso bertekat di musim depan akan tampil lebih hebat lagi dengan beberapa teknologi canggih di motornya.